Rabu, 14 Mei 2014

Sekumpulan Habitat Penyerbuk Rindu

Rindu itu seperti lalat. Kalau tak dihalau, terus mengganggu. Berputar-putar. Gelisah. Kadang, rindu juga bisa menjelma menjadi seekor lintah. Menghisap, terus menghisap, sampai korbannya mati lemas.
Sementara rindu yang kesampaian itu seperti sekumpulan kupu-kupu yang terbang ke sana ke mari. Saat hinggap pun, rasanya tetap manis.

Yang lebih mencintai, lebih sulit dan lebih lama melupakan. Demikian.

"What makes you happy and what is best for you are not always the same thing." - @areseenay

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan anda berkomentar, namun tetap jaga kesopanan dengan tidak melakukan komentar spam.