Tampilkan postingan dengan label memories. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label memories. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Juni 2014

Lantas Sesederhana Itu?

Beberapa lagu memang bisa membawa kita kembali pada masa lalu. Lantas kita bisa apa?

Terkadang yang nggak ada dicari cari. Sedangkan yang ada di depan mata dicuekin. Cinta memang banyak maunya. lantas kita bisa apa?

Waktu putus cinta rasanya seperti mau mati tapi kenyataannya, kita masih hidup dan masih bisa jatuh cinta (lagi). Untuk melupakan cinta lama, temukanlah cinta baru. Meski akhirnya akan terluka (lagi).

Terkadang cinta, dimulai dengan senyuman, pindah ke ranjang, lalu berakhir dengan saling melupakan. Sesederhana itu.

"Setiap kisah punya makna. Setiap mantan punya cerita yg berbeda."

Selasa, 27 Mei 2014

Terbesit Ketakutan yang Tak Kuungkap

Seharusnya aku tidak bertanya tentang hal ini; Namun ketika melihatmu **bahagia bersamanya, terbesit satu tanya. Apakah bersamaku dulu kau tak bahagia?

Bahagiaku sederhana ketika akan bertemu denganmu. Aku tak tahu harus mengenakan pakaian yang mana.

Kelak aku akan bertemu dengan seseorang yang mampu membuatku berpikir bahwa kau kini hanyalah sebuah kenangan. Kerikil dalam perjalanan, sebelum aku menuju kemenangan

Kelak kau juga akan bertemu seseorang yang mampu menghapusku benar-benar dari hatimu. Yang membuat tulisan rinduku padamu tak mengganggu lagi. Saat kau mulai mendengar namaku, kau sudah tak serisih itu lagi.

Sebagai bagian yang pernah menaklukkanku, tentu kamu tak semudah itu aku lupakan. Kau luar biasa, karena membuatku merasa luar biasa.

Rinduku padamu sudah menyentuh bab KESIMPULAN DAN SARAN. Namun dirimu memindahkanku dari lembar TERIMA KASIH, menuju baris-baris ISTILAH ASING.


"I'm afraid someday i'll forget how to wrote quote about loving somebody. What i've done this days is wrote anything about losing the best part of my life"

Nb:
** apapun dia yang membuatmu bahagia.

Selamat Tinggal Kamu-ku Kenangan

Aku tau, muak sudah kamu dengan apa kataku.
Aku juga tau tak ada lagi kamu dengar apa kataku.
Tapi kali ini aku hanya ingin sampaikan kata selamat tinggal.

Selamat tinggal kamu-ku yang dulu,
selamat tinggal kenangan lalu,
selamat tinggal masa lalu beserta mimpi-mimpi itu.

Aku telah pahami sisi yang memaksa kita pisah, pahami sisi yang pergi, sisi dirimu.
Ku tahan rasaku yang menyiksa.
Mengelus dada yang tak berguna.
Tak tau mesti berkata apa.
Teriak atau terdiam.

Semoga kamu dan aku temukan kembali tempat berlabuh yang baru.
Tempat berlabuh yang jauh lebih baik.
Dimana semua orang tak lagi menganggap itu salah.
Tempat berlabuh untuk kita yang lebih baik...

Sudahlah.. memang takdir juga yang menentukan.
Mungkin harus aku hapus cerita indahnya dirimu dalam hidupku.
Karena memang tak ada yang mesti disakiti karena cinta.

Yaaaah~~~ selamat tinggal kamu-ku yang dulu.
Selamat tinggal harapan itu.

Tak perlu lagi kamu pusing karena rengek ku ataupun nasehat yang mesti kamu turutin.

Tak perlu lagi kamu jengkel akan kumatku.

Tak akan lagi ku ganggu kamu..
Aku sudah rela..
Selamat tinggal kamu-ku yang dulu..
Selamat tinggal masa indah lalu.

Maaf dan terimakasih aku sampaikan.