Tampilkan postingan dengan label happy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label happy. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Mei 2014

Kebahagiaan Dari Segala Arah

Semua orang kepengin bahagia, tapi nggak semua orang mau berusaha untuk bahagia.
Bahagia itu harus diusahakan dulu sendiri. Kalau menggantungkan kebahagiaan ke orang lain ya repot juga yes. Karena, orang lain yang kita "gantungi" bahagia itu juga bisa jadi sedang mencari bahagianya sendiri.

Punya uang banyak bukan jaminan bahagia. Banyak orang kaya yang nggak bahagia. Cinta? Banyak kan yang galau karena cinta?
Bahagia itu, menurutku, masalah pribadi antara kita dengan diri kita sendiri. Bahagia gak bisa dicari di luar, kalo diri kita gak/belum bahagia. Orang yang bahagia juga mereka yang mau menerima dirinya sendiri apa adanya, menerima kenyataan dengan ikhlas.

Kebanyakan orang yang bahagia itu, menurut pengamatanku, adalah mereka yang tenang. Bukan pendiam ya, tapi tenang. Orang bisa tenang bukan karena nggak punya masalah. Semua orang pasti punya masalah, bukankah?
Orang bisa tenang karena mereka mungkin rajin meditasi. Makanya aku kepengin belajar meditasi. Tapi kapan?

Orang yang bahagia juga adalah mereka yang selalu bersyukur & nggak membiarkan pikiran buruk melintas dalam kepalanya. Namanya manusia, nggak mungkin sih nggak punya pikiran & perasaan buruk, tapi bisa kan dikeluarkan? Bisa. Kalo mau.

Kepala yang tadinya cuma diisi keluhan atau keinginan untuk balas dendam, bisa diganti dengan bersyukur & ikhlas. Kalo pikiran kita ikhlas, hati kita jadi ikutan bersyukur - meskipun sebenarnya keadaan sedang buruk banget. Dan yang nggak kalah penting adalah memilih orang-orang yang berada di sekitar kita. Pengeluh akan membuat kita jadi pengeluh juga.
Bukan cuma orang, tapi juga foto, lagu, cerita yang sedih akan membuat kita ikut sedih. Cari yang bikin bahagia dong.

Bahagia itu nggak harus punya alasan. Bahagia itu bahagia dengan apa yang ada, dengan apa yang kita punya. Kalau kita sedang bahagia, kita akan lebih banyak memberi. Dan orang lain pun akan ikut bahagia. Yay!

Intinya, bahagiakan diri sendiri dulu yuk, sebelum membahagiakan orang lain. Dan jangan berharap kebahagiaan dari orang lain.

If you aren’t happy single, you’re not happy taken. Happiness comes from within, not from men.

Senin, 15 Juli 2013

Kamu sudah tersenyum hari ini? :)

Orang yang mampu untuk tersenyum dalam keadaan apapun itu adalah orang yang kaya. Aku mau kaya :)

Setiap senyum pasti meninggalkan kesan yang menyenangkan. Kecuali senyum mertua jahat di sinetron. Kalo kita lagi ngomong sama orang di telpon sambil senyum, meskipun orangnya nggak liat kita, pasti orangnya merasa :)

Senyum itu bikin orang merasa diterima dan dihargai. Iya kan? Iya. Aku selalu ngerasa nyaman sama orang yg nggak pelit untuk senyum & nggak betah sama orang yang juteg 24/7.
Orang ganteng sekalipun kalo nggak suka senyum ya tetep ganteng sih. Tapi nggak semenyangkan orang yang suka senyum...

Senyum itu menular. Mood sejelek apapun kalo liat orang tersenyum jadi agak enakan. Kalo bisa jadi orang yang menyenangkan cuma dengan senyum aja, kenapa memilih jadi orang yang menyebalkan?

Jangan kayak mantan aku dulu yang smp dan sma selalu saja dapat predikat miss jutek. Tapi untungnya setelah berpacaran sama aku, mereka banyak belajar senyum terus, sekarang banyak teman dan mantan deh merekanya :)
Itu karna setiap ketemuan aku bilangin "orang yg marah² terus jadi cepet tua. Artinya, kalo berusaha untuk senyum terus jadi awet muda kan? Dan akupun akan selalu menyayangimu selama senyum itu ada padamu".. :D

Mendingan memaksa diri untuk tersenyum daripada kesel terus-terusan kan? Siapa tau dgn begitu keselnya jadi ilang. Eh, tapi jangan salah loh.. biasanya yg ketularan bukan dapet senyum lagi tapi bisa jadi ngakak kalo pas ngobrol sesuatu :) --> :)) --> :D

Daripada puasanya batal karena kesel, mendingan pura-pura tersenyum. Pura-pura yg kayak gitu nggak bikin dosa kok. Sebab dengan banyak tersenyum, orang lain jadi nyaman sama kita & kita ngebantu orang lain juga untuk merasa lebih baik :')

Jangan takut kalo kebanyakan senyum gigimu jadi kering. Mending gigi kering lagian, daripada hati yg kering. Aeh.
Senyum itu sesuatu yg paling murah yg bisa kasih ke org lain, tapi efeknya dahsyat dan nggak murahan :D
Orang yang bersyukur dan ikhlas, pasti nggak susah untuk tersenyum ya? Iya.

Dulu aja mukaku jutek bawaan lahir. Karena sering senyum gara² males dibilang galak. Sekarang jadi kebiasaan senyum ke siapa aja :)
Yang aku lakuin kalo lagi susah senyum, latihannya gigit pensil atau pulpen. Tapi jangan dikunyah ya. Nanti matik :D

Orang yang susah untuk nggak senyum terus itu orang yang lagi jatuh cinta ya? Karena nggak tiap hari kita bisa jatuh cinta demi bisa senyum terus, gimana kalo senyum duluan supaya ada yang jatuh cinta?

Mau minta tolong sama orang juga kalo pake senyum kebanyakan lebih berhasil daripada mintanya pake maksa. Masih bisa makan, masih bisa tidur, masih punya temen kan? Berarti masih bisa senyum juga dong :')