Tampilkan postingan dengan label Curhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Curhat. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Desember 2014

Aku Ada karena Aku Bekerja

Konon kata orang harga diri laki-laki adalah bekerja. Buruh fisik, kantoran, staff eksekutif (aku, contohnya) atau apapun: selama kamu bekerja, kamu punya harga diri.
Jadi wajar saja aku seringkali ngerasa sangat menikmati hari libur di sela-sela hari kerja.

Kali ini aku pengen cerita tentang masalah yang terjadi di tempat kerjaku. Memang sih disini orang-orangnya tahu politik dan hukum. Maklum saja tempat kerjaku di pedalaman namun dekat dengan jalan lintas, itu sama saja dengan orang pedalaman yang sudah mengikuti perkembangan jaman.

Sangat disayangkan saja pembela buruh disini memasuki usia produktif yang terbilang cukup hardcore. Dan ternyata dia nganggur! Bayangin N G A N G G U R , berarti dia sudah menghina logika. Pertama, karena status nganggurnya itu sendiri "so far kamu ngapain aja, tong?". Kedua, karena teriak bikin budeg tapi gak ngaca.

Sekian dulu, aku mau bobok siang. Maklum waktu istirahat sangat berharga bagi aku yang bukan pengangguran ini.

P.S : Sebelum bobok ada artikel menarik tentang jadi laki-laki berharga diri (baca: bekerja). Klik disini.

Senin, 22 Juli 2013

Tidur Punya Teman

Kamu mau jadi teman tidurku? Badanmu besar. Dadamu serupa bantal. Lenganmu bisa jadi selimut di sekeliling tubuhku.
Selama ini, teman tidurku ya kasur, bantal-guling, dan selimut. Aku bosan. Mereka nggak bernapas. Mereka nggak memiliki detak jantung.
Mereka nggak bergerak. Nggak marah saat tertendang. Nggak memiliki napas bau saat pagi. Nggak kentut saat malam. Nggak hidup. Di usia dua puluh, untuk pertama kalinya, aku menginginkan teman tidur yang hidup. Atau teman hidup yang tidur. Atau teman hidup.